Surat ini ditulis oleh adikku Mira Zahrani Siregar.
Ya allah, Tolong sampaikan salamku untuk ayah tercintaku, aku sangat merindukannya, aku sangat ingin bertemu dengannya. Walaupun engkau telah mengambilnya dari sisiku, dari ibuku dan dari orang-orang yang mencintai dan menyayanginya.
Ya allah, aku mohon kepadamu, sayangilah dia disisimu, jangan engkau siksa ia dengan pecutanmu yang sangat pedih itu, jangan juga engkau siksa dia dengan apimu yang membara itu, ampunilah dosanya, berikanlah ia tempat terindahmu, terimalah ia disisimu sehingga ia tenang disana bersamamu dan juga agar aku bersama keluargaku ikut senang merasakannya, aku rindu senyumnya, itu adalah kebahagiaan tiada tara bagiku.
Ayah, aku sangat merindukanmu, aku ingin bertemu denganmu, aku ingin memelukmu, aku ingin menghabiskan waktu bersamamu. tapi itu hanyalah impian yang sia-sia, dari kecil aku hidup tanpamu ayah, kini aku sadar kita sudah berada di dunia yang berbeda, sirna sudah semua keinginan bersamamu dimasa depan ayah.
Ayah, apakah ayah tau dimalam yang sunyi ini, dimalam yang gelap gulita ini, aku selalu menangis merindukanmu, aku selalu bersujud kepada allah dengan membaca ayat-ayat suci ini untukmu ayah, aku selalu memohon kepada allah agar allah selalu menjaga ayah dan menyayangi ayah disana.
Ayah, dengarlah rintihan anakmu ini, dengar tangisannya, lihat betapa sedihnya dia kehilanganmu, betapa menderitanya ia tampamu dan betapa rapuh batinnya merindukanmu ayah.
Ayah, apakah engkau tau saat aku melihat temanku bersenda gurau, bermain dan berbagi cerita bersama ayah mereka, aku anakmu ini hanya bisa tersenyum sambil berkata "Ya allah, jangan engkau pisahkan mereka dengan ayahnya, walau aku tau semua yang bernyawa pasti akan mati, tapi izinkanlah mereka untuk bersama ayah mereka lebih lama lagi ya allah".
Ya allah, aku mohon kepadamu sampaikanlah surat ini untuk ayahku, katakanlah padanya aku sangat menyayanginya, hanya melalui surat ini aku bisa mencurahkan kerinduanku untuk ayahku.
Ya allah, satu lagi ya allah, aku mohon malam ini biarkan aku tertidur lelap memimpikan ayahku tercintaku ya allah, agar aku bisa bertemu dan merasakan pelukan hangatnya ya allah, agar aku bisa berbagi cerita, bersenda gurau dengannya ya allah, walau semuanya hanya lewat mimpi.
Ya allah, Tolong sampaikan salamku untuk ayah tercintaku, aku sangat merindukannya, aku sangat ingin bertemu dengannya. Walaupun engkau telah mengambilnya dari sisiku, dari ibuku dan dari orang-orang yang mencintai dan menyayanginya.
Ya allah, aku mohon kepadamu, sayangilah dia disisimu, jangan engkau siksa ia dengan pecutanmu yang sangat pedih itu, jangan juga engkau siksa dia dengan apimu yang membara itu, ampunilah dosanya, berikanlah ia tempat terindahmu, terimalah ia disisimu sehingga ia tenang disana bersamamu dan juga agar aku bersama keluargaku ikut senang merasakannya, aku rindu senyumnya, itu adalah kebahagiaan tiada tara bagiku.
Ayah, aku sangat merindukanmu, aku ingin bertemu denganmu, aku ingin memelukmu, aku ingin menghabiskan waktu bersamamu. tapi itu hanyalah impian yang sia-sia, dari kecil aku hidup tanpamu ayah, kini aku sadar kita sudah berada di dunia yang berbeda, sirna sudah semua keinginan bersamamu dimasa depan ayah.
Ayah, apakah ayah tau dimalam yang sunyi ini, dimalam yang gelap gulita ini, aku selalu menangis merindukanmu, aku selalu bersujud kepada allah dengan membaca ayat-ayat suci ini untukmu ayah, aku selalu memohon kepada allah agar allah selalu menjaga ayah dan menyayangi ayah disana.
Ayah, dengarlah rintihan anakmu ini, dengar tangisannya, lihat betapa sedihnya dia kehilanganmu, betapa menderitanya ia tampamu dan betapa rapuh batinnya merindukanmu ayah.
Ayah, apakah engkau tau saat aku melihat temanku bersenda gurau, bermain dan berbagi cerita bersama ayah mereka, aku anakmu ini hanya bisa tersenyum sambil berkata "Ya allah, jangan engkau pisahkan mereka dengan ayahnya, walau aku tau semua yang bernyawa pasti akan mati, tapi izinkanlah mereka untuk bersama ayah mereka lebih lama lagi ya allah".
Ya allah, aku mohon kepadamu sampaikanlah surat ini untuk ayahku, katakanlah padanya aku sangat menyayanginya, hanya melalui surat ini aku bisa mencurahkan kerinduanku untuk ayahku.
Ya allah, satu lagi ya allah, aku mohon malam ini biarkan aku tertidur lelap memimpikan ayahku tercintaku ya allah, agar aku bisa bertemu dan merasakan pelukan hangatnya ya allah, agar aku bisa berbagi cerita, bersenda gurau dengannya ya allah, walau semuanya hanya lewat mimpi.