Selasa, 15 November 2016

Surat Untuk Ayah

Surat ini ditulis oleh adikku Mira Zahrani Siregar.

               Ya allah, Tolong sampaikan salamku untuk ayah tercintaku, aku sangat merindukannya, aku sangat ingin bertemu dengannya. Walaupun engkau telah mengambilnya dari sisiku, dari ibuku dan dari orang-orang yang mencintai dan menyayanginya.

               Ya allah, aku mohon kepadamu, sayangilah dia disisimu, jangan engkau siksa ia dengan pecutanmu yang sangat pedih itu, jangan juga engkau siksa dia dengan apimu yang membara itu, ampunilah dosanya, berikanlah ia tempat terindahmu, terimalah ia disisimu sehingga ia tenang disana bersamamu dan juga agar aku bersama keluargaku ikut senang merasakannya, aku rindu senyumnya, itu adalah kebahagiaan tiada tara bagiku.

                Ayah, aku sangat merindukanmu, aku ingin bertemu denganmu, aku ingin memelukmu, aku ingin menghabiskan waktu bersamamu. tapi itu hanyalah impian yang sia-sia, dari kecil aku hidup tanpamu ayah, kini aku sadar kita sudah berada di dunia yang berbeda, sirna sudah semua keinginan bersamamu dimasa depan ayah.

                Ayah, apakah ayah tau dimalam yang sunyi ini, dimalam yang gelap gulita ini, aku selalu menangis merindukanmu, aku selalu bersujud kepada allah dengan membaca ayat-ayat suci ini untukmu ayah, aku selalu memohon kepada allah agar allah selalu menjaga ayah dan menyayangi ayah disana.

                Ayah, dengarlah rintihan anakmu ini, dengar tangisannya, lihat betapa sedihnya dia kehilanganmu, betapa menderitanya ia tampamu dan betapa rapuh batinnya merindukanmu ayah.

                Ayah, apakah engkau tau saat aku melihat temanku bersenda gurau, bermain dan berbagi cerita bersama ayah mereka, aku anakmu ini hanya bisa tersenyum sambil berkata "Ya allah, jangan engkau pisahkan mereka dengan ayahnya, walau aku tau semua yang bernyawa pasti akan mati, tapi izinkanlah mereka untuk bersama ayah mereka lebih lama lagi ya allah".

                Ya allah, aku mohon kepadamu sampaikanlah surat ini untuk ayahku, katakanlah padanya aku sangat menyayanginya, hanya melalui surat ini aku bisa mencurahkan kerinduanku untuk ayahku.

                Ya allah, satu lagi ya allah, aku mohon malam ini biarkan aku tertidur lelap memimpikan ayahku tercintaku ya allah, agar aku bisa bertemu dan merasakan pelukan hangatnya ya allah, agar aku bisa berbagi cerita, bersenda gurau dengannya ya allah, walau semuanya hanya lewat mimpi.

Sabtu, 05 November 2016

Tak kenal maka tak sayang

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo.. Salam kenal, Perkenalkan namaku "Muhammad Miza Afrizal Siregar" biasa aku dipanggil "Miza" atau dirumah biasa dipanggil "Opi". aku tinggal di Provinsi Sumatera Utara, Kab. Deli Serdang, Kota Lubuk Pakam, kalau dari medan sekitar 1 jam lah ke rumahku.

Aku anak pertama dari empat bersaudara, tahun 2015 lalu aku tamat kuliah dari salah satu kampus swasta di medan dari bidang studi teknik informatika. hobiku bermain futsal dan menyanyi, tapi entah kenapa belakangan ini aku mulai suka menulis. 

Ternyata menulis itu asik, kita bisa mengisi kegiatan kita yang kosong untuk menulis dan dengan menulis kita juga bisa mencurahkan isi hati kita, baik itu dalam perasaan senang ataupun sedih. karena menurutku menulis juga sama halnya seperti kita sedang mencurahkan hati (curhat) kepada orang lain, tapi ini dalam bentuk tulisan. 

kembali lagi ke perkenalan diri, aku sekarang ini, saat menulis ini aku masih pengangguran alias belum bekerja. Disini aku mau cerita sedikit perjalanan hidupku dari mulai setelah tamat kuliah. 

Dimulai dari setelah tamat kuliah, aku mulai cari kerja sana-sini, interview sana-sini tapi mungkin memang belum ada rezeki yang datang. itupun aku gak pantang menyerah, trus aku juga dengar cerita banyak orang katanya di batam mudah cari pekerjaan. karena saat itu aku belum juga dapat kerja, februari 2016 aku putuskan untuk berangkat ke batam, biar sekalian aku juga pengen belajar mandiri karena jauh dari orang tua. ternyata hasilnya gak seperti kata orang, disana sama aja aku interview sana-sini tapi tetap aja kebanyakan mengatakan akan dihubungi. 

Kurang lebih 2 bulan disana belum juga dapat kerja yang jelas, tapi aku sempat mengikuti tes online kerja BPJS, dan hasilnya aku lolos sampai tahap ke 3 yaitu forum diskusi, tapi tahap selanjutnya itu berlangsung di jakarta. tadinya sudah mau pasrah, karena gak mungkin aku bisa ke jakarta. tapi, setelah aku ceritakan ke ibu, dia malah mendukungku. akhirnya berangkatlah aku ke jakarta, ternyata hasilnya aku mengecewakan ibuku, aku gagal, aku juga sedih, aku hampir putus asa saat itu.

Beruntungnya aku punya sahabat yang sedang kuliah di jogja, saat dia tau aku gagal dia coba memotivasiku. karena selagi aku di jakarta, aku mencoba untuk menemuinya, akhirnya aku putuskan untuk berangkat ke jogja. disana kurang lebih seminggu aku dibawa jalan-jalan berkeliling jogja sama sahabatku yang kebetulan kuliahnya libur karna baru selesai ujian. Sekalian aku juga refreshing untuk menghilangkan beban fikiranku agar sekembalinya aku dari jogja aku sudah tenang dan siap melanjutkan lagi mencari kerja.

Tibalah aku di jakarta, aku dijeput oleh teman ibu yang kebetulan tinggal tangerang. ternyata dia memberiku kerjaan. dia adalah seorang dokter, dan pekerjaanku yaitu sebagai asisten dia, kerjanya ikut dia kesana-kemari dan juga buat file-file laporan keperluan dia. sebulan juga aku kerja sama dia, sampai akhirnya dia berencana membuat sebuah anak perusahaan punya temannya yang direncanakan dibuka di medan. terus aku ditempatkannya di perusahaannya tersebut sebagai administrator.

Setelah perusahaan mulai berjalan, kembalilah aku ke medan untuk mulai kerja di perusahaan yang dibuat teman ibu tadi. di perusahaan ini aku bekerja hanya kira-kira 2 bulan lebih, dikarenakan selama aku kerja disitu aku lihat tidak ada kejelasan berjalannya perusahaan tersebut, malah nyatanya aku jadi berjualan saat malam sama anak temen ibuk tadi. akhirnya, setelah lebaran aku memutuskan untuk tidak bekerja lagi dan mencoba mencari pekerjaan baru.

Hingga sampai saat ini aku belum ada diterima kerja, udah sempat hampir bekerja di bank kira-kira seminggu lalu, tapi aku gagal tes akhir yaitu kesehatan, katanya mereka ada masalah dengan paru-paruku, tapi setelah aku check-up ulang ternyata bersih tidak ada masalah dengan paru-paruku. walaupun kecewa tapi aku ambil positifnya aja mungkin belum rezeki aku disitu dan juga aku pastinya gak pantang menyerah untuk terus berusaha.

Itulah mungkin sedikit perkenalan diriku dan sedikit cerita perjalanan hidupku hingga saat ini. terima kasih jika kamu menyempatkan diri untuk membaca. semoga pengalaman ini berguna bagi kamu untuk kedepannya.

Mungkin artikel selanjutnya aku akan cerita lebih detail tentang :

1. Pengalamanku di Batam (test alfamart, bank danamon, interview programmer, dan lainnya).
2. Cerita di Jakarta (test BPJS dan pengalaman lainnya disana).
3. Jalan-jalan keliling Jogja.
4. Kembalinya ke Medan.